Jumat, 01 Oktober 2010

Mengenal Sistem Informasi Akuntansi

1. Konsep Dasar Sistem

Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Menurut Jerry FithGerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan ataumenyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Karakteristik Sistem :

• Memiliki komponen :

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya.

• Batas sistem (boundary) ;

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.

• Lingkungan luar sistem (environment) ;

Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

• Penghubung sistem (interface) ;

Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.

• Masukan sistem (input) ;

Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

• Keluaran sistem (Output) ;

Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.

• Pengolah sistem (Process) ;

Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.

• Sasaran sistem ;

Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.

2. Sistem Informasi Akuntansi

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :

  • SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
  • Berpegang pada prosedur yang relatif standar
  • Menangani data rinci
  • Berfokus historis
  • Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan. Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:

  • Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
  • Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
  • Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :

  • SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
  • SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:

  • Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
  • Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
  • Meningkatkan efisiensi
  • Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
  • Meningkatkan sharing knowledge
  • Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :

  • Spesialis Informasi
  • Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:

  • Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
  • Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :

  • Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
  • Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :

  • Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
  • Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Thanks to : http://www.anneahira.com/

google


Jumat, 28 Mei 2010

NASIONALISME dalam tubuh MAHASISWA

Nasionalisme adalah suatu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (nation) dengan mewujudkan suatu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia (Wikipedia, 2006). Dalam konteks Indonesia, pengertian ini dapat kita cocokkan dengan sejarah Indonesia ketika tahun 1945, yang pada saat itu para pendiri bangsa berusaha membuat sebuah nasionalisme yang dapat mempersatukan seluruh masyarakat yang berada dalam wilayah jajahan Belanda. Nasionalisme yang kemudian dihasilkan adalah sebuah nasionalisme yang berdasarkan kepada kesamaan nasib. Konsep yang dihasilkan para pendiri bangsa tersebut, berhasil untuk mempersatukan wilayah yang kita kenal sebagai Indonesia pada saat ini.

Perjalanan kehidupan suatu bangsa tidak pernah lepas dari pergerakan kaum terpelajar atau mahasiswa. Pergerakan mahasiswa lahir dari nasionalisme dan perubahan sosial. Demikian juga dengan Indonesia; diawali dengan pergerakan nasional Budi Utomo dan Sumpah Pemuda yang berhasil membawa bangsa Indonesia merdeka. Pergerakan mahasiswa juga berperan dalam melahirkan orde baru yang menggantikan orde lama, demikian juga orde reformasi yang menggantikan orde baru. Pergerakan mahasiswa di era reformasi dipicu oleh nasionalisme, yaitu krisis ekonomi dan kebijakan pemerintah, serta menghantarkan pada perubahan sosial pergantian pimpinan nasional dan kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis. Pasca 1998, pergerakan mahasiswa banyak mengusung kepentingan subyektif mahasiswa. Persepsi mahasiswa terhadap nasionalisme mahasiswa, perubahan sosial, dan pergerakan mahasiswa mempunyai derajat yang seimbang dengan angka prosentase yang sama-sama tinggi.

Namun sebagai masyarakat umum, saya menilai para mahasiswa lebih peduli dan lebih suka mendemo dan menghujat pemerintah, daripada memikirkan nasib bangsa yang terancam disintegrasi. Dan kalau kita ingat kelahiran Sumpah Pemuda, justru seharusnya dalam kondisi saat ini, para mahasiswa tampil di depan untuk mempertahankan NKRI. Seharusnya kan bisa bahu-membahu bersama pemerintah menemukan solusi yang terbaik untuk semuanya, itu baru kaum intelektual, jangan bisanya cuman menuntut, menuntut dan lagi2 menuntut. Bantulah pemerintah dengan solusi, Dewasalah dalam bersikap.

"Jangan tanya apa yang negara dapat berikan pada anda tapi tanyalah apa yang dapat anda berikan untuk negara ini"

Jumat, 09 April 2010

Animals (Part 2)


Judul Tulisan : Pengujian pada Hewan yang KEJI

Apakah Anda pernah bertanya-tanya berapa banyak binatang yang menderita di laboratorium? Ini pertanyaan yang bagus. Karena ada begitu banyak binatang di laboratorium dan catatan tidak disimpan untuk semua binatang, perkiraan jumlah binatang disiksa dan dibunuh setiap tahun di laboratorium AS sangat bervariasi tetapi dalam juta.
The Animal Welfare Act mengharuskan laboratorium untuk melaporkan jumlah ternak yang digunakan dalam eksperimen, tapi tidak mencakup tikus. Tikus, dan burung (digunakan dalam sekitar 80 hingga 95 persen semua percobaan). Karena hewan-hewan ini tidak dilindungi oleh undang-undang tersebut, mereka tetap tak terhitung, dan kita hanya bisa menebak berapa sebenarnya yang menderita dan mati setiap tahun.
Banyak produk rumah tangga dan perusahaan kosmetik masih memompa produk mereka ke dalam perut binatang, menggosok produk-produk itu ke kulit mereka, menyemprotkannya ke dalam mata mereka, mereka juga menghirup semprotan aerosol. Amal seperti sumbangan menggunakan Maret dimes dari warga negara untuk mendanai percobaan pada hewan, dan FDA mengharuskan semua obat yang akan diuji pada binatang. Namun, hewan berbeda dari manusia secara signifikan, membuat tes obat hewan tidak dapat diandalkan dan berbahaya. Metode penelitian baru, seperti model komputer, kultur sel, dan studi manusia lebih akurat, lebih murah, dan jauh lebih manusiawi. Rata Penuh
Kirim kembali barang yang kamu beli dari perusahaan yang melakukan pengujian pada hewan, dan tulislah surat kepada perusahaan tersebut jelaskan mengapa Anda tidak akan membeli produk mereka lagi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengujian hewan dan daftar perusahaan yang tidak uji pada hewan, lihat PETA Panduan Belanja untuk Kepedulian Konsumen dan pastikan untuk berbagi dengan teman-teman Anda! Pelajari lebih lanjut!

Animals (Part 1)

Judul Tulisan : Hak 'Mereka' Untuk Hidup
Hampir semua dari kita hidup dengan memakan daging, memakai kulit binatang, pergi ke sirkus dan kebun binatang. Banyak dari kita membeli hewan peliharaan tercinta di toko-toko hewan peliharaan, kita juga memakai wol dan sutera, makan burger daging, dan memancing. Merusak habitat untuk pembangunan tanpa memperdulikan keberadaan mereka. Untuk alasan apapun, Anda sekarang mengajukan pertanyaan:
Mengapa hewan memiliki hak?
Orang sering bertanya apakah hewan harus memiliki hak, dan cukup sederhana, jawabannya adalah "Ya". Hewan pantas untuk menjalani kehidupan mereka, terbebas dari penderitaan, rasa sakit, dan eksploitasi. Timbul juga beberapa pertanyaan, salah satunya apakah binatang dapat merasakan penderitaan? Semua binatang memiliki kemampuan untuk menderita dengan cara yang sama dan tingkat yang sama seperti manusia. Mereka merasa sakit, senang, takut, frustrasi, kesepian, dan perasaan cinta seorang ibu. Setiap kali kita akan melakukan sesuatu yang mengganggu kebutuhan mereka, kita secara moral wajib untuk membawa mereka ke dalam pertimbangan.
Apa yang mereka rasakan, juga sama seperti yang kita rasakan apabila kita berada di posisi mereka. Perasaan takut saat mereka melihat sesamanya dibunuh, perasaan sedih saat terpisah dari keluarga dan kelompoknya, perasaan sendiri saat terkurung. Tidakkah kita menyadari sebagai makhluk tuhan paling sempurna, sudah seharusnya kita menjaga dan memperlakukan mereka lebih baik.
Tidak hanya kita sebagai manusia yang diberi perasaan, mereka juga. Kita bisa lebih menghargai keberadaan mereka, memberi rasa cinta dan kepedulian untuk mereka, melindungi, dan memberi keseimbangan hidup untuk mereka.
Pendukung hak-hak hewan percaya bahwa hewan memiliki nilai-nilai yang melekat sepenuhnya terpisah dari kegunaanya bagi manusia. Percaya bahwa setiap makhluk dengan kemauan untuk hidup memiliki hak untuk hidup bebas dari rasa sakit dan penderitaan. Hak hewan bukan hanya filsafat, salah satu gerakan organisasi PETA adalah gerakan sosial yang menantang pandangan tradisional masyarakat bahwa semua hewan ada bukan hanya untuk digunakan manusia.
Anda tergerak untuk meperdulikan mereka? Sudah selayaknya untuk menggunakan hati nurani, dan hidup berdampingan dengan mereka. Lakukanlah dari hal terkecil, mulailah mencintai hewan peliharaan anda dengan tulus, menghargai keberadaan hewan-hewan liar, dan masih banyak hal lain yang bisa anda lakukan.
Mereka berhak menjalani kehidupan terbebas dari penderitaan, dan rasa sakit.

Sumber : Peta.org
* Animals Are Not Ours to Eat
* Animals Are Not Ours to Wear
* Animals Are Not Ours to Experiment On
* Animals Are Not Ours to Use for Entertainment
* Animals Are Not Ours to Abuse in Any Way